Categories
Security Technology

Manfaat Menggunakan SSH (Secure Shell)

Apa SSH itu???

SSH adalah suatu jaringan koneksi yang aman, jika pengguna menggunakan jaringan ini maka akan memiliki pilihan untuk  dalam melakukan autentikasi dari pengguna remote sebelum terhubung ke jaringan. Sistem ini juga mampu mengirimkan input dari SSH client ke server pusat, lalu mengirim kembali hasil server ke client.

Ketika melakukan koneksi SSH ke salah satu alamat IP server, Anda dapat mengubah pengaturan yang terdapat di dalam server sesuai dengan pengguna yang sedang dipakai. Selain terkoneksi dengan jaringan OSX, Anda juga dapat melakukan koneksi kepada sistem operasi lain, seperti Windows dan Linux.

Pengertian SSH itu sendiri bisa diartikan sebagai perangkat atau sistem yang memudahkan penggunaa dalam mengelola server, kemudahan yang didapat adalah pengguna tidak perlu datang ke lokasi server berada.

Selain itu, sistem ini juga dapat diaplikasikan untuk mengatur dan mengelola komputer atau perangkat desktop lain yang terdapat pada jaringan sama.

Manfaat SSH

Perangkat atau sistem ini membuat user dapat bergerak dengan bebas di jaringan. Dengan melalui struktur file akun hosting, selain melakukan monitoring pada log file, user juga dapat memulai dan menghentikkan service atau layanan.

SSH bisa dipakai untuk melakukan instal software di dalam akun hosting user penguna atau terkenal dengan sebutan manage database MySQL, sistem ini memungkinkan user untuk lebih banyak berinteraksi dari penggunaan standar website.

Sistem ini memperbolehkan user pengguna mengenkripsi data, yang memungkinkan malicious tidak dapat mengakses informasi dari pengguna beserta passwordnya. Berikut ini beberapa manfaat yang diberikan oleh SSH.

  1. DNS Spoofing

Fitur ini memungkinkan pengguna terhindar dari aksi peretasan atau hacking, peretasan ini biasanya dilakukan dengan cara memasukkan data ke dalam sistem domain jaringan tersebut. Dan dalam sistem ini memperlihatkan Name Server Cache Database.

Sehingga menyebabkan Nama Server tersebut kembali ke IP yang salah, dampaknya dapat mengalihkan koneksi ke komputer lain.

  1. Manipulasi Data

Peretas dapat saja merubah data pada perantarea di sepanjang rute jaringan, proses ini kerap dilakukan pada router yang menjadi jalan data masuk dari gateway setelah melalui pos pemeriksaan pada jalur jaringan tersebut.

Cara Kerja SSH

Cara kerja SSH adalah memakai model client server, dimana SSH client ini akan melakukan koneksi ke SSH Server. Dalam proses koneksi ke SSH Server, SSH Client akan menggunakan kunci kriptografi, fungsinya adalah melakukan verifikasi dan identifikasi SSH Server yang dituju. Jika kunci yang dipakai SSH Client tidak sama dengan server, maka koneksi tidak akan tersambung.

SSH Client dan Server bisa tersambung atau terkoneksi jika memakai kunci yang sama, tentunya setelah melalui proses verifikasi. Nantinya, koneksi yang tersambung terlebih dahulu akan dienkripsi dengan memakai symmetric encryption serta hashing algorithm.

Tujuan dilakukannya proses enkripsi pada SSH adalah untuk memastikan keutuhan data dan kerahasiaan data pengguna untuk keperluan antara client serta server.

Sementara apa itu SSH Client, ini merupakan sebuah aplikasi yang fungsinya untuk menghubungkan sistem operasi pengguna untuk terhubung dengan SSH Server.

SSH Client bisa diterapkan pada beberapa sistem operasi, bahkan yang sebelumnya telah terpasang dalam sebuah perangkat seperti Linux dan MacOS. Lalu, bagi kamu yang menggunakan sistem operasi Windows bisa memakai aplikasi seperti PuTTY.

Pengguna MacOS dan Linux tidak perlu menginstal aplikasi tambahan untuk mendapatkan banyak keuntungan memakai sistem ini. Karena fitur SSH Client sudah berada di terminal masing-masing OS Linux tersebut, pengguna hanya memerlukan perintah untuk mengelolanya. Inilah sedikit informasi terkait tentang SSH yang bisa kamu pelajari dari kami. Sekian Terima Kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *